Kata Pengantar
Dalam rangka mewujudkan niat untuk aktif berkontribusi, dan ikut membangun Bangsa, dengan mengutamakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, didirikanlah Yayasan Trimitsa pada hari Rabu 26 November 1986, oleh Ir. Suklan Sumintapura, Ir Bambang Soesilo dan Ir. Sampurna Sitepu.
Kebutuhan tenaga terampil dan tenaga ahli, yang memiliki kompetensi prima, sesuai dengan kebutuhan berbagai sektor, baik Nasional maupun Internasional, akan selalu terbuka luas, sejalan dengan perkembangan teknologi dan zaman.
Sistem Pendidikan dan Pelatihan, haruslah benar-benar tertata secara profesional, hingga tenaga terampil dan tenaga ahli yang terbentuk, selalu sesuai dengan kebutuhan zaman, dengan kualitas siap pakai yang prima.
Hasil analisis beragam pengalaman di bidang pendidikan dan pelatihan, baik Nasional maupun Internasional akan menjadi acuan Yayasan Trimitsa, baik pada Lembaga Pendidikan Formal SMK Plus Trimitsa, maupun Lembaga yang akan dikembangkan kemudian.
Dengan semangat dan pemahaman akan Maksud dan Tujuan didirikannya Yayasan Trimitsa ini, berikut keyakinan atas kemampuan menjalankan Misi mengacu pada Moto dan Visi yang ada, serta secara profesional melaksanakan Falsafah dan Kebijakan Dasar Trimitsa, diharapkan pelaksanaan Program Implementasi akan dapat menghasilkan insan-insan ahli dan terampil, yang cekatan, cerdas, komunikatif, jujur dan berakhlak baik.
Dengan demikian, Yayasan Trimitsa berpeluang untuk selenggarakan beragam Pendidikan Formal maupun Nonformal, sesuai dengan ketersediaan kapasitas sarana dan prasarana yang terus dikembangkan, hingga dimungkinkan terselenggaranya SMK Paket C, Sekolah Formal (SD, SMP, SMA, S1, dll), serta kursus-kursus non-formal (Mandor, Tukang, PM, Manajer, dll), dan pembentukan kemampuan bidang/sektor lainnya, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Nasional.
Dalam mewujudkan Cita-cita Pendiri Yayasan Trimitsa, melalui Rencana Strategis Yayasan Trimitsa ini, diharapkan pertumbuhan yang berkesinambungan tetap terpelihara, melalui ketepatan dan kebenaran Kebijakan Operasional dan Tata Laksana Operasional (SOP), berdasarkan Analisa (SWOT), berikut Studi Kelayakan secara kualitatif dan/atau kuantitatif, serta pelaksanaan yang konsisten profesional di semua jajaran dan bidang.